aku di sampingmu
menatap wajah yang memutih
bayang-bayang matahari
telah memanjang
dan aku merasakan sunyi
menatap wajah yang memutih
bayang-bayang matahari
telah memanjang
dan aku merasakan sunyi
rasakan sentuhan tanganku
kau begitu dingin
aku bergeming
bagaimana esok hari
ketika harus berangkat ke kantor
dapur jadi sunyi
dan aku menjadi hantu
bayang-bayangmu menempel di jalanan
setiap aku melangkah, kau ikut
aku berjongkok kau pun turut
kekasih, hentikan waktu
ajak aku bersama
kamu membiarkan aku sendiri
di kelilingi tetangga
buka matamu
dan aku akan tetap mengenang merah itu
warna yang mengabadi dalam kelopak
warna tangis air mataku
kau begitu dingin
aku bergeming
bagaimana esok hari
ketika harus berangkat ke kantor
dapur jadi sunyi
dan aku menjadi hantu
bayang-bayangmu menempel di jalanan
setiap aku melangkah, kau ikut
aku berjongkok kau pun turut
kekasih, hentikan waktu
ajak aku bersama
kamu membiarkan aku sendiri
di kelilingi tetangga
buka matamu
dan aku akan tetap mengenang merah itu
warna yang mengabadi dalam kelopak
warna tangis air mataku
lihatlah, aku ikut berbaring
menyejajarkan tubuh
mengatupkan mata
menyatukan raga
diam dalam sunyi
telinga berdengung
ingin kau menyebut namaku
aku mencintaimu
bersama kematian yang datang
hari ini
menyejajarkan tubuh
mengatupkan mata
menyatukan raga
diam dalam sunyi
telinga berdengung
ingin kau menyebut namaku
aku mencintaimu
bersama kematian yang datang
hari ini
kekasih, perahu akhirnya menepi
walau ombak tetap membuas
apakah harus kutelan obat-obat itu
agar pertemuan cepat datang
dan aku tak lagi sendiri
walau ombak tetap membuas
apakah harus kutelan obat-obat itu
agar pertemuan cepat datang
dan aku tak lagi sendiri
sayang, segalanya telah padam
lampu-lampu itu putus kabelnya
tak ada yang membenahi
tak ada lagi tanganmu
tak ada sentuhan
lampu-lampu itu putus kabelnya
tak ada yang membenahi
tak ada lagi tanganmu
tak ada sentuhan
kudengar detak
jantungku atau hatimu
kurasakan kehadiranmu
hangat di sampingku
berharap kau tetap ada
tanpa pernah berpaling
walau itu sebuah kematian
jantungku atau hatimu
kurasakan kehadiranmu
hangat di sampingku
berharap kau tetap ada
tanpa pernah berpaling
walau itu sebuah kematian

Tidak ada komentar:
Posting Komentar